
Note: Semua yg tertulis disini hanyalah berdasarkan opini pribadi dan sangat subjektif dimana tidak semua orang bisa setuju. Tapi kalo ada kesalahan dibalik tulisan ini feel free to argue. Silahkan kalo mau suka atau tidak.
Setelah sebelumnya gue membahas tentang Captain Marvel, kali ini gue membahas superhero saingan Marvel apalagi kalo bukan Shazam! (pake tanda seru). Persaingan antara Marvel dan DC memang tidak ada habisnya, belum lagi kenyataannya kalo kedua superhero ini punya ‘keterkaitan’ sendiri, dimana nama aslinya si Shazam ini adalah Captain Marvel. Namun karena satu dan lain hal menjadi begini adanya (cek aja sendiri). Kebetulan juga kedua film ini tayang bersamaan, hanya beda sebulan. Kayaknya DC emang sengaja ngeset di tanggal itu buat head to head sama Marvel sih, mungkin.
Film ini hanya dibuka dengan logo Warner Bros , New Line Cinema (yg sebenarnya memproduksi film ini) dan tentunya logo DC di langit yg gloomy gitu dengan tone warna biru merah gitu. Ini tentu beda sama beberapa film DC sebelumnya yg ada “animasi” di logo WB sama showcase pahlawan-pahlawan DC yg banyak itu (bisa dilihat di Wonder Woman, Justice League dan Aquaman). Disini kita dikasih backstory tentang kenapa Dr Sivana menjadi antagonis di film ini.
Barulah setelah logo Shazam! tampil kita disuguhkan dengan backstory Billy Batson yg lagi mencari ibunya tapi malah berakhir di rumah asuh gitu dan bertemu si Freddy. Di tengah-tengah ternyata si Dr Sivana berhasil ke Rock of Eternity dan balas dendam sama si penyihir dengan bersekutu dengan 7 deadly sins (gak tau apakah mereka setan, hantu atau dewa jadinya kita anggap mereka semacam kekuatan jahat gitu). Mungkin karena terdesak, si Billy yg menyelamatin Freddy dari tukang bully yg dapat kekuatan "Shazam!". Sekedar informasi, hanya mereka yg "pure heart" dan yg tidak terpengaruh 7 deadly sins yg bisa dapat kekuatan itu.
Setelah berubah jadi superhero, barulah film ini jadi asik. Banyak adegan ngehe pas si Billy sama Freddy ngulik kemampuan superheronya. Dan tentu saja mereka melakukan "kenakalan remaja" kayak bolos sekolah hingga ke klub malam. Selebihnya lebih ke konflik sama musuhnya yg juga diselingi hal-hal yg tidak lazim pada film superhero.
Secara tone gambar ini DC banget, gloomy, agak kebiruan, walaupun gak kelam-kelam banget. Namun yg membedakan tentu saja film ini lebih riang dibanding film-film DC lainnya berkat komedi-komedi yg lucu banget. Bahkan ada suatu momen dimana gue ngakak banget sepanjang 10 menit. Cuma karena terlalu banyak kelucuan di scene itu membuat gue kecapekan ketawa dan ketika ada adegan lucu yg lain gue udh gak bisa ketawa kenceng lagi. Seperti halnya Captain Marvel, Pemerannya gak dipanggil Captain Marvel namun bedanya dengan film sebelumnya yg dipanggil nama aslinya di Shazam! malah dikasih nama superhero yg aneh-aneh kayak Power boy, Thundercrack, dan yg paling diingat sih Captain Sparkle Finger yg "nembak" Captain Marvel.
Musuh di film ini emang keliatan jahat banget , kurang jahat apa coba, lo bersekutu sama dosa mematikan dan ada adegan dimana dia ngelempar sodaranya sendiri dari gedung. Namun sayang sekali dia tidak punya motivasi kenapa dia mau jahat, entah mau menguasai dunia, balas dendam, melakukan apa yg dia anggap benar atau bahkan menghilangkan separuh isi dunia. (itu mah si itu ya).
Sama seperti Captain Marvel, Shazam! juga dibekali soundtrack-soundtrack mumpuni. Bedanya di Shazam! soundtracknya tidak terpaku harus di era itu atau harus sesuai dengan superheronya, random aja sih. Namun beberapa lagunya yg terkesan "receh" atau "top 40" membuat soundtrack film ini gak terlalu diingat, walaupun ada juga soundtrack yg memorable, kayak Eye of Tiger, Don't Stop Me Now hingga pas credit yg kalo menurut gue pecah banget. Di Shazam! juga banyak referensi pop culture kayak Annabelle, Game of Thrones, Harry Potter dan tentunya superhero DC yg udh punya film sebelumnya. Beda sama Aquaman yg minim referensi DCEU, di Shazam! setidaknya ada beberapa easter egg meskipun gak terlalu subtle.
Overall, meskipun secara teknis film ini kurang banget jika dibandingkan film superhero lain, tapi tidak mengurangi keasyikan film ini. Gue pribadi sangat menikmati film ini, mungkin salah satu film superhero paling asyik yg pernah gue tonton. Kalo dibandingkan sama Captain Marvel, gue akan lebih prefer ini (jelas original Captain Marvel). Sayangnya secara waktu tayang apes banget karena di bulan yg sama ada film yg jauh lebih banyak ditunggu umat manusia pecinta film yaitu Avengers Endgame sehingga penjualan tiketnya kurang maksimal.Tapi tidak mengerutkan niat untuk menyaksikan film ini, anggap aja pemanasan untuk Endgame atau sarana menghibur diri sendiri. Mungkin juga salah satu film DC terbaik saat ini. Sangat cocok disaksikan keluarga, karena film ini masih berhubungan dengan keluarga.

Posting Komentar